Pemindahan Induk & Penetasan Telur
Dalam keadaan seperti ini indukan dapat dipindahkan dari akuarium perkawinan, ke kolam penetasan yang berukuran 1x 2 meter atau ke kolam penetasan masal dengan menggunakan kurungan keranjang. Resiko dari meletakan indukan ke dalam akurium adalah harus memindah- mindahkan lagi, karena jika sudah satu bulan harus kembali di pisahkan lagi ke dalam akuarium. Strategi yang perlu dilaksanakan dalam proses pengeraman dan penetasan telur adalah sebagai berikut:
- Induk yang sedang bertelur harus dipelihara secara terpisah dengan induk yang tidak mengandung telur dan induk jantan. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya gangguan atau serangan dari luar yang menyebabkan gangguan fisik.
- Pakan yang diberikan relatif sedikit.
- Kualitas air, terutama oksigen terlarut lebih dari 5 ppm dan fluktuasi suhu air harus rendah. Dikarenakan agar lingkungan lebih nyaman karena pada fase embrio, nauplius, dan protozoa, juvenil memiliki karateristik sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan suhu air.
- Wadah harus diberi pelindung yang sesuai dengan jumlah individu. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya saling ganggu jika pelaksanaan pengeraman hingga penetasan telur dilakukan secara masal dalam satu wadah.
- Pada minggu ke 2 Telur masih berbentuk bulat.
- Minggu ke 3 mulai terlihat dua bintik telur. Bintik hitam itu merupakan embrio.
- Minggu ke 4, sungut, capit dan kakinya sudah mulai tumbuh. Pada fase ini, keadaan lobster masih belum bisa mandiri. Jika dalam fase ini telur mengalami rontok dari induknya dan kemungkinan embrio tersebut akan mati.
- Minggu ke 5 hampir seluruh kuning telur sudah habis. ketika embrio satu persatu mulai lepas dari induknya untuk kemudian mencari makan sendiri. Meskipun sudah terlepas dari induknya embrio bisa saja masih menempel ke kaki renang induknya sehingga ketika anakan sudah terlepas 70%, maka sisanya sebanyak 30% masih menempel sebaiknya di rontokan saja karena dikhawatirkan naluri keibuan dari induknya sudah menghilang akibat terlalu lama menggendong telur. Setelah bersih dari telur si induk betina bisa dipindahkan ke akuarium lain untuk istirahat selama kurang lebih dua minggu sampai proses pergantian kulit. Tujuannya adalah karena dengan berganti kulit ukuran lobster akan menjadi semakin besar, sehingga pada penetasan berikutnya jumlah anakan yang dihasilkan akan semakin banyak. Kapasitas dari penyimpanan telurnya akan bertambah besar semakin bertambahnya usia dari lobster tersebut.


Comments
Post a Comment